demokrasi digital… e-govern..

Demokrasi digital secara sederhana adalah aktivitas politik yang menggunakan saluran digital, terutama web 2.0, sebagai bentuk partisipasi politik atau penggalangan dukungan publik (Wilhem, 2003).

jaman sekarang perkembangan internet sudah sangat pesat,sampai-sampai pengaplikasian nya kepada lingkungan pemerintahan atau yang dikenal dengan nama e-government. namun pengaplikasian ini cukup membutuhkan biaya yang cukup besar.

pengertian e-govern..

e-government adalah penggunaan teknologi informasi dan telekomunikasi untuk administrasi pemerintahan yang efisien dan efektif, serta memberikan pelayanan yang transparan kepada masyarakat.

(ini adalah suatu kelompok riset di Indonesia)

e-govern digolongkan menjadi 4 tingkatan yaitu..

1. pemerintah mempublikasikan informasi melalui website.

2. interaksi antara masyarakat dan pemerintahan melalui email.

3.  masyarakat pengguna dapat melakukan transaksi dengan kantor pemerintahan secara timbal balik

4. integrasi di seluruh kantor pemerintahan, di mana masyarakat dapat melakukan transaksi dengan seluruh kantor pemerintahan yang telah mempunyai pemakaian data base bersama

manfaat yang didapat dari e-govern..

1. Memperbaiki kualitas pelayanan

2. Meningkatkan transparansi, kontrol, dan akuntabilitas

3. Mengurangi secara signifikan total biaya administrasi, relasi, dan interaksi

4. Memberikan peluang bagi pemerintah untuk mendapatkan sumber-sumber pendapatan baru

5. Menciptakan suatu lingkungan masyarakat baru

6. Memberdayakan masyarakat

Aplikasi e-govern di Indonesia..

Di lihat dari pelaksanaan aplikasi egov, data dari Depkominfo (2005) menunjukkan bahwa hingga akhir tahun 2005 lalu Indonesia baru memiliki:

(a) 564 domain go.id;

(b) 295 website pemerintah pusatdan pemda;

(c) 226 website telah mulai memberikan layanan publik melalui website;

(d) 198 website pemda masih dikelola secara aktif.

 

hambatan dalam mengimplementasikan e-govern di Indonesia..

  • kultur berbagi belum ada. sulit nya menciptakan kultur saling sharing akan mempersulit segala urusan atau informasi di Indonesia.
  • kultur mendokumentasikan belum lazim. kultur ini adalah salah satu kesulitan besar yang dihadapi dimana seharus nya menjadi suatu kebiasaan setiap bagian untuk mendokumentasikan apa saja.
  • langka nya SDM yang handal. teknologi informasi adalah bidang yang baru sehingga pemerintah kesulitan mendapatkan SDM yang handal di bidang ini.
  • infrastruktur yang belum memadai dan mahal. indonesia memiliki banyak daerah terpencil yang masih sangat jauh dari saluran komunikasi bahkan listrik.
  • tempat akses yang terbatas. pemerintah dan masyarakat harus saling gotong royong membuat tempat akses informasi dalam jumlah yang cukup memadai misalnya di perpustakaan umum.

 

 

perkembangan pelaksanaan e-govern di Indonesia tidak harus puas saat ini saja karena sangat dibutuhkan banyak penyempurnaan di berbagai sisi.